Inilah Alasan Orang Tua Gen Z Pilih Sekolah Alam Buat Anaknya
|
| Photo by Pramod Kumar Sharma on Unsplash |
Orang tua gen z tumbuh di sekolah konvensional yang fokus sama nilai, kurang bisa mengekspresikan pendapat, sekaligus sudah tidak relevan dengan kebutuhan di masa depan.
Maka dari itu, muncul jenis sekolah baru, yaitu sekolah alam. Sekolah alam menyajikan proses pembelajaran yang holistik atau simpelnya pembelajaran dengan pengalaman langsung, fokus sama kemandirian anak, serta perkembangan anak secara menyeluruh.
Hal tersebut yang membuat orang tua gen z memilih sekolah alam untuk pendidikan buat anaknya. Bukan sekedar tren, mereka ingin pendidikan yang bisa buat anaknya menjadi lebih percaya diri, mampu kelola emosinya, dan tumbuh dengan nilai-nilai hidup yang nyata.
Kenapa Sekolah Alam Menjadi Pilihan Orang Tua Gen Z?
Berikut alasan-alasan yang bikin orang tua gen z akhirnya memutuskan sekolah alam untuk pendidikan buat anak nya, sebagai berikut:
1. Sistem Pendidikan yang Mendukung Kondisi Emosi dan Well-being Anak
Sudut pandang psikologi perkembangan mengungkapkan kalau anak melakukan interaksi langsung dengan alam atau luar ruangan, terbukti meningkatkan rasa bahagia dan lebih bebas eksplor banyak hal.
Hal ini juga salah satu yang diperhitungkan oleh gen z yang sudah jadi orang tua. Mereka cenderung lebih aware dengan isu kesehatan mental dan paham hal tersebut menjadi fondasi penting dalam tumbung kembang anaknya.
Sistem pendidikan yang sesuai bisa bikin rasa percaya orang tua gen z kalau sekolah bukan cuma tempat belajar akademik semata, melainkan anak bisa belajar mengenali dirinya, memahami emosi, serta saling berinteraksi dengan orang lain.
Sekolah alam lah yang menjadi pilihan dengan fokus eksplorasi dan membebaskan anak untuk mengekspresikan rasa penasarannya melalui alam.
Dengan begitu, anak bisa lebih berani untuk bertanya, percaya diri, stabil secara emosional dan mendorong anak untuk punya pola pikir kritis di masa depan.
2. Belajar Secara Kontekstual, Bukan Cuma Teori
Belajar secara kontekstual melalui sekolah alam yang membantu anak untuk mempelajari bagaimana alam bekerja dan kasih manfaat ke manusia di sekitarnya.
Mulai dari proses menanam, memahami perubahan cuaca, dan bagaimana mahluk hidup tinggal di alam.
Ini sejalan dengan teknik experience learing yang menampilkan proses belajar yang efektif, ketika anak terlibat langsung, merasakan bukan sekedar mendengar gurunya menjelaskan sesuatu.
Bukan hanya dari segi pengetahuan saja, ternyata ada karakter yang timbul, seperti anak menjadi punya sisi:
- Memecahkan masalah (problem-solving),
- Memimpin dirinya lebih mandiri (leadership),
- Mudah membaur pada kondisi tertentu (adaptation),
- Berinteraksi dengan anak seusianya atau lebih tua (interaction),
- Mampu berkolaborasi dengan teman-teman lainnya (work together).
Karakter-karakter tersebut yang sudah disadari oleh orang tua gen z dan memicu pilihan sekolah alam menjadi keputusan yang bijak untuk pendidikan bagi anak nya kelak.
Karakter tersebut bakal terasah karena adanya program yang dimiliki oleh sekolah - sekolah alam, seperti mengatur kelompok saat eksplorasi di hutan, mengambil keputusan saat kegiatan outdoor atau berdiskusi mengenai masalah lingkungan.
3. Lebih Sejalan dengan Nilai Polah Asuh Gen Z
Orang tua dari generasi z ini cenderung pro kebebasan. Maka dari itu, vibe parenting gen z itu melepaskan tekanan atau tuntutan yang tidak perlu dan kasih ruang tumbuh alami bagi anaknya.
Nilai pola asuh dari orang tua gen z itu,
- Mendengarkan
- Mendukung,
- Tidak memaksakan standar lama,
- Fleksibel,
- Menghargai minat anak,
Apalagi orang tua gen z tidak hanya aware sama isu kesehatan mental, tapi isu lingkungan. Mereka ingin menanamkan nilai sustainability sejak dini.
Dikutip laman Green Moluccas (2024) mengungkapkan sekolah alam bukan cuma 'berbasis alam,' tapi juga mengenalkan anak pada konservasi, daur ulang, pengelolaan sampah, sampai cara mencintai bumi kita.
Ini juga jadi salah satu hal yang membuat sekolah alam secara nilai parenting dari orang tua gen z merasa sejalan dan sesuai.
4. Menjawab Kekhawatiran Gen Z tentang Masa Depan Anak
Orang tua dari generasi z cukup khawatir akan lingkungan sekolah yang penuh bullying dan adanya perilaku-perilaku teman sekolahnya yang bikin was-was akan mempengaruhi anak nya.
Akhirnya sekolah alam jadi salah satu pilihan dengan jumlah yang cukup, hubungan guru - murid lebih dekat serta fokus sama nilai kebersamaan di lingkungan sekolah alam.
Jumlah yang kecil dan cukup memang bantu guru atau pengajar dalam menghandle kelasnya. Namun, bukan itu saja, anak pun lebih merasa 'dilihat' dan dihargai sebagai individu seutuhnya.
Sistem pendidikan sekolah alam juga mendorong anak untuk lebih aktif dan terpapar dengan tumbuhan, pohon dan udara yang lebih bebas dibanding didalam kelas tertutup.
Akhirnya, orang tua gen z menyadari dengan sekolah alam membuat anak menjadi:
- Lebih banyak bergerak
- Lebih kuat secara fisik
- Tidur teratur
- Lebih fokus
Itulah 4 alasan-alasan dibalik orang tua dari generasi gen z memilih sekolah alam untuk pendidikan bagi anak nya.
Sumber:
- Green Moluccas. (2024, September 10). Sekolah alam: Belajar dengan alam.
- Kompas. (2010, March 15). Kenapa sekolah alam? Inilah alasan mereka.
- KlikDokter. (n.d.). Ingin anak ke sekolah alam? Baca ini dulu.
- Sasi School. (n.d.). Mengapa harus di sekolah alam?
- Sekolah Alam Alfazza. (n.d.). Alasan memilih sekolah alam untuk pendidikan anak.