Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Money Trauma Bisa Merusak Hubungan Sosial Gen Z

Photo by Farhat Altaf on Unsplash Bagi Gen Z,  "Uang bukan cuma alat tukar." Ia berubah jadi sumber stres yang menekan mental dan buat banyak orang mempertanyakan nilai diri di tengah ketidakpastian ekonomi. "Tekanan sosial media juga memperburuk situasi." Ketika semua orang terlihat sukses dan bahagia, muncul rasa bersalah, minder, bahkan takut tertinggal terutama saat kondisi finansial sedang tidak stabil. Masalahnya, stres itu tidak berhenti di dompet, melainkan merambat ke hubungan sosial. Inilah awal mula Money trauma bisa merusak hubungan sosial pada Gen Z Mulai dari Gen Z yang menarik diri dari circle pertemanan, sulit percaya diri, bahkan menolak ajakan teman karena takut tidak mampu ikut berpartisipasi. Artikel ini bakal bahas kenapa Money Trauma muncul sampai kasih tips ubah mindset kamu tentang uang agar value diri kam...

Gimana Vibe Gen Z Ketika Jadi Orang Tua?

Photo by Alberto Casetta on Unsplash Kalian bakal mengira gimana sih vibe gen z saat menjadi orang tua. Apakah chill , ecstatic , penuh empati dan validasi atau pakai parenting ala VOC? 🤔 Generasi Z udah berani dobrak definisi ‘parenting ideal’ dari siapa yang paling berkuasa, menjadi siapa yang paling sadar diri. Mereka ingin tumbuh bareng anak-anaknya, bukan sekedar membesarkannya. Parenting ala Gen Z bakal didominasi vibe chill, reflektif, dan tumbuh bersama. Kenapa vibe nya bisa beda banget dari parenting sebelumnya? Artikel ini bakal bahas gimana vibe gen z saat jadi orang tua, belajar dari teori klasik psikologi- social learning sampai tantangannya. Baca sampai habis yaa! Belajar Parenting ala Gen Z Lewat Observasi Digital Teori klasik psikologi dari Albert Bandura (1977) dalam Social Learning menunjukkan kalau secara naluriah, bayi bakal...

Ternyata Ini Alasan Kenapa Pria & Wanita Punya Cara Berbeda Ceritain Tipe Idealnya!

Photo by Vitaly Gariev on Unsplash Kamu sadar gak, kalau cara pria atau wanita ketika ceritain sesuatu beda banget ? Pria ceritain versi simpel dan masuk akal, beda sama wanita yang ceritain lebih detail dan empatik. Apalagi tentang tipe ideal pasangan masa depan mereka. pria pakai daftar list singkat, padat dan jelas, sedangkan wanita sama-sama buat list tapi satu list 3 kalimat pake format sebab-akibat pula.  Sekilas caranya beda buat ceritain tipe idealnya masing-masing, tapi kalau ditelaah lebih dalam, punya fungsi dan sisi psikologis yang mirip loh! Nah, artikel ini bakal bahas alasan dibalik cara yang berbeda buat ceritain sesuatu dari sisi pria dan wanita pakai kacamata psikologi. Penasaran? Scroll terus kebawah yaa! Gaya Komunikasi Pria & Wanita dalam Ceritain Tipe Idealnya Kalau kata Deborah Tannen dalam karya tulis nya You Just Don’t Understand , pria dan wanita tumbuh dengan budaya komunikasi yang berbeda. Pria pakai bahasa untuk menyampaika...

Belanja Buat Obat Sedih? Coba Cara Baru Lewat Emotional Budgeting!

Photo by Katie Harp on Unsplash ‘Aku Pantas Bahagia’ /Checkout Boneka Labubu/  ‘Capeknya.. Habis WFH 3 Jam.. Perlu order makanan viral nih!’ Kalau kamu pernah mengalami hal-hal diatas? Aku sih iya! Fenomena itu  tanpa sadar kita melakukan berkali-kali. Itu disebut sebagai emotional spending, belanja karena emosi, bukan kebutuhan. Sesekali sih nggak masalah. Tapi kalau jadi kebiasaan harian yang bikin dompet megap-megap di akhir bulan. Rethink it, bestie! Gimana sih caranya tetap kasih diri ini self reward dan dompet tetap sehat ? Jawabannya.. Emotional budgeting. Penasaran tentang Emotional Budgeting?  Tenang.. Artikel ini bakal bahas kenapa emotional budgeting itu penting, tanda kalau kamu udah perlu terapin, sampai cara praktis dan gampang untuk diaplikasikan ke pengelolaan keuanganmu.  Baca terus sampai habis yaa! Kenapa Emotion...