Langsung ke konten utama

Postingan

Ngidam Burger Kok Jadi Nostalgia?: 5 Comfort Food yang Bikin Momen Lama Terulang

 “I love burger! But veggie version! Nope, meat version is the best! I can’t resist to eat it, if someone put burger in front of me.” Photo by  Jay Wennington  on  Unsplash Tekstur roti yang renyah namun lembut di dalam dengan aroma smoky yang tipis dari proses panggang dalam waktu singkat. Patty yang juicy dan berair dalam setiap kunyahan dapat menggugah selera siapa saja yang melihat nya.  Pernahkah kamu mencium aroma burger panggang dan tiba-tiba teringat masa kecil? Atau mendengar bunyi bel sepeda dari abang-abang jualan aroma es krim vanila yang aromanya tak tertahankan dan suka lewat depan rumah kamu saat masih kecil? Sudah berlari dari dalam rumah dengan ancang-ancang teriak "Bang! Es Krim!" 😂 Makanan bukan sekedar bikin kenyang, namun momen di setiap makanan yang kita makan memiliki 'soul,' sehingga setiap makanan yang kamu makan memiliki arti dan peran dalam hidup kamu. Bahkan, dalam ilmu psikologi, terutama psikologi makanan. Hal tersebut dibahas,...

Media Sosial: Sahabat atau Musuh Kesehatan Mental Kamu?

Ilustrasi individu aktif di media sosial lewat ponsel Siapa sih yang hari gini nggak punya media sosial? Mulai dari Milenial sampai Gen Alpha, semua sudah familier. Faktanya, data GoodStats 2025 mencatat ada 143 juta pengguna aktif di Indonesia. Uniknya, kita lebih betah berlama-lama di TikTok dengan durasi mencapai 44 jam per Februari 2025. Tapi, pernah nggak kamu terpikir kalau durasi seintens itu pelan-pelan mengubahmu? Berawal dari cari hiburan, eh, malah berujung terjebak standar hidup orang lain dan toxic social comparison . Tanpa disadari, kesehatan mentalmu sedang dipertaruhkan. Apakah ponselmu masih jadi hiburan semata, atau justru sumber kecemasan yang nyata? Yuk, cari tahu jawabannya dan selamatkan kesehatan mentalmu di artikel ini! Mengapa Media Sosial Mempengaruhi Psikologi? Internet dan media sosial kini sudah menjadi "kebutuhan primer" untuk menunja...

Beres-beres Rumah: Rahasia Tak Terduga Terhadap Kesehatan Mental Kamu

Photo by Sixteen Miles Out on Unsplash Merasa sedih akhir-akhir ini?  Kewalahan menghadapi hari-hari kamu? Pengen istirahat, tapi tetap merasa lesu, lelah dan lunglai? Mungkin sudah waktunya untuk mengambil pel, sapu, lalu coba rapikan sudut yang berantakan. Membersihkan rumah bukan hanya tentang merapikan ruangan dan mengatur barang-barang menjadi rapih dan simetris. Hal itu juga dapat memberikan keajaiban bagi kesehatan mental kamu. Berikut adalah bagaimana hal sederhana yang kamu lakukan ini dapat menciptakan perubahan positif dalam hidup kamu. Bagaimana Ruangan yang Bersih Dapat Meningkatkan Pikiran Kamu? Pernahkah kamu memperhatikan bagaimana ruangan yang berantakan membuat kamu kepikiran?  Menganggu pikiran kamu?  Beresin langsung atau nanti aja ya? Itu bukan kebetulan.  Penelitian menunjukkan bahwa kekacauan dapat menyebabkan...

Terjebak dalam Euforia Libur Akhir Tahun?: Kenali Post Holiday Blues dan Cara Mengatasinya

Terjebak dalam Euforia Libur Akhir Tahun? Awas, Itu Namanya Post Holiday Blues. Photo by M. on Unsplash Apa Itu Post Holiday Blues? Post holiday blues adalah perasaan negatif seperti sedih, kesepian, stres, atau kekecewaan yang muncul setelah masa liburan usai. Perasaan ini sering dialami ketika seseorang kembali ke rutinitas sehari-hari setelah menikmati momen liburan. Menurut AI Care (2024) melalui laman websitenya, intensitas perasaan ini berbeda pada setiap individu, namun mayoritas mengalami kekosongan, kesedihan, atau kesepian setelah liburan. Sementara itu, Verywellmind (2023) menjelaskan bahwa perubahan suasana hati dari euforia liburan ke rutinitas biasa dapat menimbulkan tanda-tanda seperti: Kecemasan : Merasa cemas tanpa sebab jelas. Tidak termotivasi : Sulit memulai aktivitas harian. Kekhawatiran finansial : Mengingat pengeluaran besar selama liburan. Masalah tidur : Sulit tidu...

5 Ide Liburan Akhir Tahun Murah dan Seru di Rumah Aja!

Photo by Allen Taylor on Unsplash Liburan akhir tahun murah dan seru tak selalu berarti bepergian ke tempat wisata mahal atau menguras dompet.  Faktanya, dengan perencanaan yang tepat, momen liburan bisa tetap menyenangkan bahkan hanya dari rumah. Selain hemat, liburan di rumah juga menawarkan kenyamanan dan keamanan, terutama di musim penghujan seperti sekarang. Berdasarkan data Korlantas pada 2024 yang dilansir oleh Tempo.co mengungkapkan bahwa,  menunjukkan adanya peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas selama musim penghujan, dengan rata-rata 3 hingga 4 korban jiwa per jamnya sepanjang tahun. Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya memilih alternatif liburan yang lebih aman dan tetap seru. Nah, bagaimana cara menikmati liburan akhir tahun murah dan seru dari rumah aja?  Sini yuk kita eksplor bersama 5 ide liburan akhir tahun murah dan seru di rumah aja!  Apa Alasan M...

Apakah Benar Makan Cokelat Hitam bisa Meredakan Sakit Kepala? Yuk, Eksplor!

Photo by Simone van der Koelen on Unsplash “Cokelat hitam bisa redakan sakit kepala loh.” Klaim ini sering dianggap cuma omongan belaka, tapi ternyata ada penelitian yang mendukung potensi manfaatnya. WHO menyebut bahwa lebih dari 40% populasi dunia mengalami headache disorders (gangguan sakit kepala), bukan hanya sakit kepala ringan.  Studi The Lancet Neurology (2025) juga memperkirakan pada tahun 2023 ada sekitar 2,9 miliar orang yang hidup dengan gangguan sakit kepala. Menariknya, studi PubMed (2014) menunjukkan bahwa  cokelat hitam bisa memberi efek menenangkan dikarenakan ada kandungan flavonoid dan mineral. Kandungan tersebut yang membantu tubuh lebih rileks, sehingga stres menurun dan sakit kepala ikut mereda. Nah, di artikel ini kita akan eksplor dari sisi ilmiah: • apa hubungan cokelat hitam dengan sakit kepala, • bagaimana flav...

Kok Bisa Kesehatan Mental Turun karena Udara? Ini Solusinya!

Photo by C. G. on Unsplash      Udara merupakan aset penting dalam kelangsungan hidup umat manusia. Manusia menghirup udara untuk bernafas, namun apa yang akan terjadi pada manusia jika udara yang dihirup memiliki kualitas buruk. Kualitas udara yang buruk dapat meyebabkan dampak negatif terhadap kesehatan fisik maupun kesehatan mental. Sesak nafas dan gangguan kardiovaskular menjadi salah satu akibat menghirup atau terpapar udara dengan kualitas yang buruk. Bahkan WHO (World Health Association) menjelaskan sekitar 2,4 miliar orang terekspos pada tingkat berbahaya dari polusi udara yang ada disekitar mereka. Pada tahun 2020 tercatat 3.2 juta kematian disebabkan oleh kualitas udara yang buruk mencakup 237.000 kematian anak-anak dibawah usia 5 tahun.       Penelitian terbaru yang disampaikan oleh IHC Telemed menyatakan bahwa udara dengan kualitas buruk merupakan salah satu penyebab menurunnya kesehatan mental seseorang. Jika terpapar dalam jangka waktu...